CITRA KEPEMIMPINAN DALAM SASTRA LAMA: HIKAYAT SRI RAMA DAN WAWACAN BABAD TIMBANGANTEN

Asep Rahmat Hidayat

Abstrak

Karya sastra lama mengandung berbagai pelajaran, petuah, dan nilai-nilai yang masih relevan dengan kehidupan masa kini. Salah satu nilai yang terkandung dalam naskah-naskah kuno tersebut adalah nilai kepemimpinan. Nilai ini dihadirkan dalam berbagai seginya. Salah satu segi yang diteliti adalah pencitraan.

Penelitian terhadap citra kepemimpinan ini dikhususkan pada dua karya sastra yang berasal dari khazanah sastra lama, yaitu Hikayat Sri Rama dan Wawacan Babad Timbanganten. Dalam kedua naskah ini ternyata terdapat berbagai citra yang berhubungan dengan kepemimpinan yang selama ini sering ditemui dalam kehidupan sehari-hari.

 

Kata kunci: pencitraan, kepemimpinan, sastra lama Continue reading

PERBANDINGAN HIKAYAT MAHARAJA MUNDING GIRI DAN PANGGUNG KARATON DENGAN NOVEL ANAK PERAWAN DI SARANG PENYAMUN

Pipin Dasripin

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh deskripsi tentang wujud struktur, kebahasaan, gambaran sosial, dan budaya yang terdapat dalam Hikayat Maharaja Munding Giri dan Panggung Karaton sebagai suatu karya sastra lama dan novel Anak Perawan Disarang Penyamun karya Sutan Takdir Alisyahbana sebagai suatu karya sastra baru.

Penelitian ini menggunakan pendekatan struktural dan mimesis. Pendekatan ini berhubungan dengan kenyataan dan rekaan dalam karya sastra. Yang dianalisis tidak hanya peristiwa, plot, tokoh, dan latar, tetapi bagaimana hubungan antarunsur tersebut dan sumbangan apa yang dapat diberikan terhadap tujuan estetik dan makna keseluruhan yang ingin dicapai.

Kedua karya sastra yang berlainan masanya, ternyata masih ada unsur kesamaanya. Novel ternyata meneruskan nilai-nilai yang ada dalam hikayat. Namun, berbeda dalam cara penyajian, bahasa, dan alur. Hal itu merupakan transformasi dari suatu karya sastra yang meneruskan tradisi-tradisi lama dalam menampilkan sebuah karya sastra.

 

Kata Kunci: hikayat, novel, sastra lama, transformasi, mimesis Continue reading